Close Menu
kormijatim.idkormijatim.id
    What's Hot

    FKTI Lumajang Seleksi Karateka Terbaik Menuju FORPROV III Jember dan FORNAS IX Sulteng

    30 Desember 2025

    KORMI Jatim Serahkan Pelaksanaan Musprovlub ke KORMI Nasional

    13 Desember 2025

    Sosialisasi Perpatri Nusantara Jaya di MAN 3 Banyuwangi: Kenalkan Panahan Tradisional dan Jalur Prestasi

    13 Agustus 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Instagram YouTube TikTok
    kormijatim.idkormijatim.id
    Button
    • Beranda
    • Organisasi
      • Profil
      • Struktur Organisasi
      • Legalitas Organisasi
      • KORMI Kabupaten dan Kota
      • Syarat Pembentukan KORMI
      • Status, Tujuan, dan Fungsi
      • Sejarah
      • INORGA
        • Persyaratan INORGA
        • Daftar INORGA di KORMI Jatim
    • Berita
    • Galeri
      • Galeri Foto
      • Galeri Video
    • Satu Data
    kormijatim.idkormijatim.id
    Home»Berita»Ratusan Atlet Ramaikan Kejuaraan Panahan Tradisional Banyuwangi Archery Festival
    Berita

    Ratusan Atlet Ramaikan Kejuaraan Panahan Tradisional Banyuwangi Archery Festival

    adminkormijatimBy adminkormijatim31 Januari 2024
    Facebook Twitter Tumblr Email WhatsApp

    Banyuwangi – Sebanyak 200 atlet panahan mengikuti kejuaraan panahan tradisional yang digelar oleh Perpatri Nusantara Jaya Kabupaten Banyuwangi. Pertandingan yang dikerjasamakan dengan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Banyuwangi dan Kepala Desa Karangharjo, Glenmore itu berlangsung meriah akhir pekan lalu.

    Ketua KORMI Banyuwangi, Ahmad Yani mengapresiasi acara Banyuwangi Archery Festival yang digelar bersamaan dengan pelantikan pengurus Perpatri Nusantara Jaya Kabupaten Banyuwangi. Ia berpesan kepada seluruh pengurus Perpatri untuk tetap menjaga kekompakan.

    “Sesuai dengan semangatnya, beda busur tetap bangun seduluran. Semoga selalu kedepankan marwah olahraga demi menjaga hidup sehat, bugar dan berbahagia,” tuturnya, Selasa (30/1/2024).

    Dikonfirmasi terpisah, Ketua KORMI Jawa Timur, Hudiyono menilai panahan tradisional seperti jemparingan menjadi salah satu olahraga dan warisan budaya bangsa yang dilestarikan dan dikembangkan oleh Perpatri. “Selain berolahraga, penggiat panahan tradisional juga selalu mengenakan pakaian adat sebagai warisan budaya bangsa. Artinya, sembari berolahraga mendapatkan manfaat sehat bugar juga turut menjaga tradisi dan budaya. Ini yang menjadikan jemparingan menjadi luar biasa,” ungkapnya.

    Menurutnya, Banyuwangi Archery Festival menjadi event luar biasa untuk mempromosikan lebih luas olahraga tradisi yang masih sangat diminati masyarakat. Pria yang akrab disapa Cak Hud ini menjelaskan, panahan tradisional juga memiliki banyak manfaat. Selain melatih tentang kekuatan otat kaki dan tangan juga melatih fokus dan konsentrasi.

    Ketua Perpatri Nusantara Jaya Banyuwangi, Naufal Fajrul Haqqi menyebutkan, ratusan peserta yang mengikuti pertandingan tak hanya dari wilayah Banyuwangi. “Banyak peserta yang berasal dari Jember, Lumajang, Probolinggo, Bondowoso, Surabaya, dan Pasuruan,” ujarnya.

    “Tujuan diadakan lomba panahan ini yakni sembari memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat juga membudayakan dan menjaga tradisi luhur bangsa ini menjadi tujuan utama hadirnya KORMI berkolaborasi dengan Perpatri Nusantara Jaya,” tuturnya.

    Naufal menjelaskan perbedaan antara olahraga panahan modern dan panahan tradisional. Dalam hal sarana panahan tradisional ini terbuat dari kayu atau bambu dan sentuhan tradisi yang dinilainya begitu kuat. “Melalui festival ini, kami berupaya melestarikan sekaligus untuk mencari bibit-bibit atlet muda berbakat di masa depan,” katanya.

    Dalam kejuaraan panahan Banyuwangi Archery Festival dibagi menjadi tiga jenis busur yang digunakan antara lain, jemparingan, barebow tradisi, dan horsebow. “Harapannya dengan diadakan event ini dapat mengangkat kebudayaan dan pariwisata masing-masing daerah, dapat mengangkat perekomian lokal dan melahirkan bibit atlet panahan yang handal,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email WhatsApp

    Info Lainnya

    FKTI Lumajang Seleksi Karateka Terbaik Menuju FORPROV III Jember dan FORNAS IX Sulteng

    30 Desember 2025

    KORMI Jatim Serahkan Pelaksanaan Musprovlub ke KORMI Nasional

    13 Desember 2025

    Sosialisasi Perpatri Nusantara Jaya di MAN 3 Banyuwangi: Kenalkan Panahan Tradisional dan Jalur Prestasi

    13 Agustus 2025

    Jatim Runner Up FORNAS VIII NTB, Produktivitas Perolehan Medali Jauh Lebih Unggul

    1 Agustus 2025

    FONI Jatim Raih Empat Medali di FORNAS VIII 2025

    1 Agustus 2025

    Tim AKTI Jatim Raih 7 Medali di FORNAS VIII 2025

    1 Agustus 2025

    1 Komentar

    1. Pingback: Perjalanan Panahan Menjadi Olahraga Modern: Sejarah, Aturan, dan Prestasi Dunia

    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Pilihan

    FKTI Lumajang Seleksi Karateka Terbaik Menuju FORPROV III Jember dan FORNAS IX Sulteng

    30 Desember 2025

    KORMI Jatim Serahkan Pelaksanaan Musprovlub ke KORMI Nasional

    13 Desember 2025

    Sosialisasi Perpatri Nusantara Jaya di MAN 3 Banyuwangi: Kenalkan Panahan Tradisional dan Jalur Prestasi

    13 Agustus 2025

    Jatim Runner Up FORNAS VIII NTB, Produktivitas Perolehan Medali Jauh Lebih Unggul

    1 Agustus 2025
    © 2026 KORMIJATIM.ID
    Website official Kormi Jawa Timur
    • Beranda
    • Profil
    • Privacy Policy
    • Kontak

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.