Banyuwangi – Perpatri Nusantara Jaya (PNJ) bersama Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) menggelar sosialisasi olahraga masyarakat Panahan Tradisional di MAN 3 Banyuwangi, Senin.
Kegiatan ini dibuka oleh Dr. Rizal Dhofir, S.S., M.Pd., selaku Bidang Keorganisasian PNJ. Dalam paparannya, beliau memperkenalkan sejarah singkat Perpatri Nusantara Jaya, visi misi organisasi, serta peluang jalur prestasi yang bisa diikuti oleh pelajar.
> “Panahan tradisional bukan hanya olahraga, tapi juga sarana membentuk karakter, kedisiplinan, dan konsentrasi. Melalui Perpatri, anak-anak punya peluang menuju prestasi daerah, nasional, bahkan internasional,” ujar Dr. Rizal Dhofir.
Sesi berikutnya disampaikan oleh Ketua Umum PNJ, Naufal Fajrul Haqqi, yang menjelaskan lebih detail tentang jenis-jenis perlombaan, teknik dasar panahan tradisional, serta strategi pembinaan atlet muda di Banyuwangi.
> “Kami ingin membuka jalan selebar-lebarnya bagi generasi muda Banyuwangi untuk berprestasi melalui panahan tradisional. Latihan dimulai dari lingkungan sekolah, kemudian berlanjut ke pembinaan yang terarah,” ungkap Naufal.
Kegiatan sosialisasi ini diakhiri dengan sesi tanya jawab serta penjelasan teknis bagi siswa yang tertarik bergabung dalam kegiatan latihan. Antusiasme para siswa terlihat dari banyaknya yang mendaftar untuk mencoba langsung memanah di sesi praktek mendatang.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan panahan tradisional semakin dikenal di kalangan pelajar, dan lahir bibit-bibit atlet yang mampu mengharumkan nama Banyuwangi.

