Pada Festival Olahraga Masyarakat Daerah Provinsi Jawa Timur II Tahun 2024 (FORDA JATIM II/2024) digelar pertandingan dari Cabang Organisasai Olahraga Masyarakat/ Induk Organisasi Olahraga (COOM)/Inorga) Aliansi Kungfu Tradisional Indonesia (AKTI).
Pertandingan yang berlangsung di Gelanggang Remaja Surabaya ini dilaksanakan selama dua hari, tanggal 30 November s.d. 1 Desember 2024. Diikuti oleh 80 peserta dari 20 Kabupaten/Kota di Jawa Timur, pertandingan terbagi menjadi tiga Jenis Olahraga (Jenor) dan 10 kategori.
Pertama, Jenor Pra Junior 12-14 tahun yang terdiri dari Senjata Panjang Perguruan Putri, Wingchun Wodden Dummy Putra, dan Wingchun Wodden Dummy Putri.
Kedua, Jenor Junior 15-17 tahun yang terdiri dari Senjata Panjang Tradisional Putri, Senjata Panjang Perguruan Putra, Phibu 56 kg Putri, Phibu 56 kg Putra, dan Phibu 42 kg Putri. Ketiga, Jenor Senior 18-22 tahun yang terdiri dari Phibu 56 kg Putra dan Phibu 52 kg Putra.

Di hari pertama, Sabtu (30/11/2024), pertandingan diawali oleh atlet asal Kabupaten Probolinggo, Vino Ardiyan Dwi Styo Tamidi melawan atlet asal Kota Malang, Dzaki Hisyam Albani.
Wakil Ketua AKTI Jawa Timur, Subiyantono menerangkan AKTI berdiri di Jawa TImur pada tahun 2012 bersamaan dengan berdirinya AKTI pusat yang digagas sendiri olehnya.
Ia pun menyampaikan harapan agar pemerintah terus mendukung dan memberi perhatian, termasuk dalam urusan fasilitas. “Serta mewadahi para atlet-atlet yang berada di Kabupaten/Kota di Jawa Timur untuk bisa semakin berkembang,” ujarnya.
Sebagai informasi, FORDA Jatim II/2024 di Kota Surabaya yang digelar oleh Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Jawa Timur ini diikuti 33 kabupaten/kota, 36 Inorga dengan jumlah peserta 3.677 pegiat olahraga masyarakat, pelatih dan official. Jumlah kabupaten/kota yang mengikuti FORDA II naik 36,3 persen. Jumlah Inorga naik 13,8 persen dan peserta naik lebih dari 40 persen.

