Cabang Organisasi Olahraga Masyarakat/Induk Organisasi Olahraga (COOM/Inorga) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) menggelar pertandingan dalam Festival Olahraga Masyarakat Daerah Jawa Timur II Tahun 2024 (FORDA Jatim II/2024) di Surabaya.
Technical Delegate (TD) FPTI Jatim, Fatah menjelaskan pertandingan akan berlangsung selama dua hari, tanggal 30 November s.d. 1 Desember 2024 di Venue Wall Climbing Jatim Lapangan Jatim Seger.
Fatah menjelaskan kegiatan ini diikuti oleh 61 pegiat olahraga masyarakat. Mereka berasal dari Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Malang, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Tulungagung, Kota Blitar, Kota Malang, Kota Mojokerto, dan Kota Surabaya.
“Sistem yang digunakan adalah Sistem Gugur untuk Speed, sedangkan untuk Lead dan Boulder menggunakan sistem terbaik,” ujarnya.
Ia pun menjelaskan FPTI adalah organisasi yang bertanggung jawab atas olahraga dan kompetisi panjat tebing nasional. FPTI telah mendapatkan berbagai prestasi nasional dan internasional, termasuk rekor dunia di nomor speed putra.
FPTI resmi berdiri pada tanggal 21 April 1988 dengan nama awal Federasi Panjat Tebing dan Gunung Indonesia (FPTGI). Visi FPTI adalah mengangkat harkat, martabat dan kehormatan bangsa di dunia internasional melalui prestasi olahraga Panjat Tebing dan memasyarakatkan olahraga Panjat Tebing lebih luas.
“Harapan kami dari hasil ini bisa jadi kaderisasi atlet-atlet juniornya yang bisa jadi pelapis puslatda, syukur kalau bisa ada tergabung masuk di puslatda,” terangnya.
Sebagai informasi, FORDA Jatim II/2024 di Kota Surabaya yang digelar oleh Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Jawa Timur ini diikuti 33 kabupaten/kota, 36 Inorga dengan jumlah peserta 3.677 pegiat olahraga masyarakat, pelatih dan official. Jumlah kabupaten/kota yang mengikuti FORDA II naik 36,3 persen. Jumlah Inorga naik 13,8 persen dan peserta naik lebih dari 40 persen.

