Mataram – Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) 2025 di Provinsi Nusa Tenggara Barat menjadi saksi kehebatan Kontingen Jawa Timur (Jatim) dalam cabang olahraga yang tidak biasa namun krusial, yaitu Olahraga Tulang Sehat. Tergabung dalam Induk Olahraga (Inorga) Perkumpulan Warga Tulang Sehat Indonesia (PERWATUSI), kontingen Jatim berhasil memborong medali dan menyita perhatian publik.
Berdasarkan data yang dirilis Komite Olahraga Masyarakat (KORMI) Jatim pada Kamis (31/7/2025), kontinen Jatim sukses menyabet dua medali emas, masing-masing dari kategori Senam Osteoporosis 6 Menit untuk usia >75 tahun dan Senam Osteoporosis 22 Menit.
Tidak berhenti di situ, mereka juga meraih satu medali perak di kategori yang sama untuk usia lanjut, serta satu medali perunggu dari kategori Senam Osteoporosis 22 Menit.
Lebih dari Sekadar Perlombaan
Olahraga Tulang Sehat bukan sekadar kompetisi, tetapi merupakan gerakan edukatif yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap osteoporosis dan penyakit tulang lainnya. Melalui aktivitas fisik yang ramah tulang, Perwatusi terus mendorong masyarakat untuk menjalani gaya hidup sehat dan mulai menjaga kesehatan tulang sejak dini.
Sebagai anggota dari International Osteoporosis Foundation (IOF), Perwatusi turut aktif dalam kampanye global, sekaligus berkolaborasi erat dengan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) untuk memperluas jangkauan edukasi dan aktivitas pencegahan osteoporosis.
Dalam momen pembukaan perlombaan, Ketua Umum PERWATUSI Pusat, Anita H. Hutagalung, menempatkan menyampaikan pesan inspiratif kepada para peserta.
“Yang datang ke sini adalah orang-orang pilihan. Semuanya tentu adalah yang terbaik. Dalam kompetisi ini, tentu semua ingin menang, namun pemenang adalah yang terbaik dari semua yang baik. Esok kita akan bergembira bersama,” tuturnya.
Pesan tersebut menjadi penyemangat yang menyentuh hati para peserta, menciptakan suasana hangat dan penuh semangat di tengah ajang yang sarat nilai kesehatan dan solidaritas.(red)

