Mataram – Federasi Seni Panahan Tradisional Indonesia (Fespati), sebagai salah satu Induk Olahraga (Inorga) yang tampil dalam Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) Tahun 2025, mencatat prestasi membanggakan dengan memboyong total 9 medali: 5 emas, 2 perak, dan 2 perunggu. Pertandingan untuk Inorga ini berlangsung di Praya Nusa Tenggara Barat (NTB) selama dua hari, Sabtu-Minggu (26-27 Juli 2025).
Medali emas diraih oleh atlet-atlet berbakat dari berbagai kategori, di antaranya:
- Hananta Sapta Ramadhan – Kualifikasi Individu Pelajar U18 Putra
- Cetta Anindya Hayu – Individu Pelajar U12 Putri
- Daniel Azmi Muhammad – Horseback Archery kategori Panca Abilasa Style
- Kurnia Cahyanto – Individu Umum Jemparingan Putra
- Alifia Syifa – Individu Umum Jemparingan Putri
Untuk medali perak, Fespati mencatatkan nama:
- Alifa Nabila Az Zahra – Individu Pelajar U12 Putri
- Ramadiansyah – Individu Pelajar U12 Putra
Adapun medali perunggu juga berhasil diamankan oleh:
- Ramadiansyah – Individu Pelajar U12 Putra
- Daniel Azmi Muhammad – Horseback Archery kategori Abilasa Style
Raihan ini menjadi bukti bahwa panahan tradisional Indonesia terus berkembang dan mampu bersaing di panggung nasional. Fespati berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus melestarikan warisan budaya sekaligus meningkatkan kemampuan di bidang olahraga panahan. (red)

