Mataram – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari memberikan dukungan moral secara langsung kepada Kontingen Jawa Timur, khsusunya dari Kota Mojokerto yang bertanding di Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII NTB. Ia hadir didampingi jajaran Forkopimda Kota Mojokerto, salah satunya mengunjungi venue Inorga Fespati (Federasi Panahan Tradisional Indonesia) di GOR Tastyra Praya yang kedatangannya diterima Ketua Kontingen Jawa Timur, Prof. Andun Sudijandoko.
“Kunjungan kami ini sebagai bentuk dukungan moril kepada kontingen Jawa Timur, khususnya pegiat panahan dari KORMI Kota Mojokerto. Kami sengaja mengajak jajaran Forkopim dalam hal ini Ketua Umum Kormi Kota mojokerto bersama Dandim 0815 CPYJ, Kajari Kota, Sekdakot juga,” ucapnya, saat ditemui Minggu (27/7/2025).
Ia juga mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh jajaran pelatih, official dan pegiat panahan yang sudah mencurahkan segala tenaganya untuk meraih hasil terbaik. “Kepada seluruh atlet yang mewakili Kota Mojokerto dalam FORNAS VIII, saya ucapkan selamat bertanding. Tunjukkan dedikasi dan semangat juang yang tinggi. Namun yang paling utama adalah menjunjung tinggi nilai-nilai sportifitas, karena dalam olahraga rekreasi, semangat kebersamaan dan kegembiraan harus tetap menjadi jiwa utama,” tegas Ning Ita, sapaan akrabnya.
Pada perhelatan FORNAS VIII Tahun 2025 NTB ini, Kota Mojokerto mengirimkan delegasi dari tiga Induk Organisasi Olahraga (Inorga), yakni FESPATI, ABI (Asosiasi BMX Indonesia), dan FONI (Federasi Orienteering Nasional Indonesia). FESPATI menjadi inorga yang mengirimkan atlet terbanyak dari Kota Mojokerto, yakni sebanyak 7 orang. Dua pegiat dari ABI juga akan beraksi menampilkan kemampuan terbaik mereka di Skate Park Udayana, Mataram.
Sementara itu, para atlet FONI dijadwalkan bertanding pada 30 dan 31 Juli 2025 di Universitas Mataram. Mereka akan bersaing dengan atlet-atlet dari seluruh Indonesia untuk membawa nama baik Jawa Timur, khususnya Kota Mojokerto. (red)

